Aktivis : Pamor Jokowi dan Luhut Jatuh oleh Mural, Ini Sebabnya

  • Whatsapp
Aktivis
Aktivis Petisi ’28, Haris Rusli Moty/Net

JAKARTA — Kemunculan sejumlah mural bernada kritik merupakan tanda pemerintah mulai kehilangan kepercayaan dari masyaarakat. Terlebih, mural justru semakin bermunculan saat satu gambar dihapus aparat.

Aktivis Petisi ’28, Haris Rusli Moty bahkan menyebut aksi para seniman mural ini berhasil mengalahkan kesombongan dan kebodohan BuzzerRp atau pendengung bayaran dari istana.

Bacaan Lainnya

“Pamor pemerintahan Joko Widodo dan Lord Luhut Binsar Pandjaitan jatuh oleh seniman mural dan aktivis graffiti action,” ujarnya kepada redaksi sesaat lalu, Senin (6/9).

Menurutnya, konten mural yang dimuat di dinding mengandung pesan moral yang sangat cerdas. Hal ini berbeda dengan konten kebodohan yang dilakukan pendengung bayaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *