BANDUNG — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyebut, 99 persen warga Jabar tidak mudik Lebaran ke kampung halaman pada momentum Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
”Jumlah pemudik tahun ini sangat kecil. Hanya satu persen dari total sekitar enam juta warga yang masih berniat mudik ke kampung halaman. Jadi 99 persen warga sudah sesuai dengan aturan pemerintah (tidak mudik),” kata Ridwan Kamil seperti dilansir dari Antara di Kabupaten Bandung.
Orang nomor satu di Provinsi Jabar itu mengatakan, jumlah kendaraan yang diputar balik oleh aparat di Provinsi Jawa Barat kembali bertambah. Hingga Senin (10/5), jumlah kendaraan yang dilarang melintas untuk bepergian mudik mencapai 60 ribu.
Menurut dia, angka itu naik signifikan di mana pada dua hari pertama sudah mencapai 22 ribu kendaraan. ”Jadi dari total 130 ribu kendaraan yang kita razia ada sekitar 60 ribu yang diputar balik. Jadi kalau ada bocor-bocor saya kira di bawah 60 ribu lah,” ujar Ridwan Kamil.
Dia mengatakan, dari banyaknya masyarakat yang masih memaksa mudik, telah dilakukan pemeriksaan Covid-19 secara acak. Hasilnya dari pengendara yang diamankan ada sekitar 15 orang yang terpapar virus korona. Kondisi itu menunjukkan bahwa ketika masyarakat memaksa untuk pulang kampung bisa jadi mereka terpapar dan kemudian memaparkan virus korona kepada orang tua atau sanak saudara di rumah.
”Itu kasihan nanti orang tua yang didatangi pemudik terpapar Covid-19,” teran Ridwan Kamil.






