Riset internasional memperkuat urgensi ini. Studi Boston Consulting Group (2023) menunjukkan komitmen keberagaman mampu menekan risiko turnover hingga 9 persen. Sementara data ILO di Indonesia mengungkap 77 persen perusahaan dengan keberagaman gender tinggi meraih keuntungan bisnis lebih besar. Fakta ini menegaskan bahwa inklusivitas bukan hanya isu moral, tetapi strategi bisnis.
Selama delapan bulan, 15 BUMN peserta — mulai dari PT Bank Rakyat Indonesia, PT Garuda Indonesia, hingga Perum Bulog — akan menjalani proses akselerasi melalui Gender Gap Analysis Tool, peer learning, dan pelatihan teknis.(*)



