“Selain bantuan pemerintah, warga juga mendapatkan pasokan air bersih dari Cafe Motion H. Jaya, yang menyediakan air dari sumur artesis dengan kedalaman 40 meter. Bantuan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan ke depan sebagai solusi sementara,” imbuhnya.
Novian menambahkan, berdasarkan kajian teknis sementara, salah satu langkah penting adalah pembangunan kembali bendungan dan saluran irigasi agar distribusi air ke pemukiman dapat kembali normal. BPBD juga mendorong agar dilakukan kajian kebutuhan air bersih secara menyeluruh oleh DPUTR Kota Sukabumi, khususnya melalui Sub Bidang Sumber Daya Air.
“BPBD akan terus bersinergi dengan semua pihak untuk memastikan warga mendapatkan akses air bersih dan solusi jangka panjang bisa segera diwujudkan,” tukasnya. (bam/d)




