“Sehingga tradisi demokrasi tumbuh di masyarakat dalam wujud mencipatkan peradaban informasi dan peradaban mengedukasi warga dari waktu ke waktu,” jelasnya.
Ditambahkan Fahmi, salah satu tujuan PWI itu adalah terpenuhinya hak masyarakat mendapatkan informasi benar dan manfaat.
Untuk itu, keberadaan perjalanan pembangunan yang dilaksankan pemerintah tidak akan berhasil jika pembangunan terlaksana dengan dukungan seluruh pihak, yakni salah satunya media massa, didalamnya rekan-rekan PWI Kota Sukabumi.
Fahmi berharap dengan adanya kegiatan konferwil ini, selain bagian dari amanah organisasi dan juga bagian dimana melakukan penyegaran, evaluasi dan membuat perencanaan- perencanaan kedepannya.
Karena tidak bisa pungkiri PWI yang bediri pada 9 Februari 1946 ini merupakan oraganisasi wartawan yang paling tua.
“Itu sebabnya, sebagai organisasi PWI menjadi leader perjalan dan pelaksanaan kegiatan teman-teman media kedepannya,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam konferwil ini seluruh anggota menyepakati Mohamad Satiri terpilih menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi. Pemilihannya dilakukan secara aklamasi.
Pria yang akrab disapa Riri ini akan menjabat selama tiga tahun ke depan, periode 2021-2024. Riri menggantikan Ketua PWI Kota Sukabumi demisioner, Abu Hanifah Nasution wartawan Pakuan Raya.






