SUKABUMI — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, mendorong para ketua Rukun Warga (RW) menjadi garda terdepan dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pembangunan di lingkungan masing-masing melalui Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW).
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki mengatakan, P2RW bukan sekadar program bantuan pemerintah, melainkan ruang bagi masyarakat untuk ikut terlibat langsung mengelola pembangunan dengan penuh tanggung jawab.
“P2RW merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan warga. Dana yang digunakan merupakan uang rakyat, jadi harus dikelola dengan amanah dan terbuka,” kata Ayep kepada wartawan, Rabu (8/10).
Ayep menekankan, pentingnya publikasi hasil pembangunan sebagai wujud transparansi. Bahkan, mendorong setiap RW untuk memanfaatkan media sosial dalam menyampaikan perkembangan program kepada masyarakat.
“Publikasikan setiap kegiatan agar warga tahu dan ikut mengawasi. Ini bagian dari tanggung jawab moral kita bersama,” ujarnya.
Selain itu, Ayep meminta pelaksanaan kegiatan P2RW tidak perlu menggunakan jasa konsultan karena pemerintah akan memberikan pendampingan teknis langsung di lapangan.
“Kami berkomitmen membantu penyelesaian persoalan pajak daerah yang kerap menjadi kendala dalam pembangunan lingkungan,” paparnya.
Ia berharap, dengan adanya progran P2RW ini dapat mendongkrak pembnagunan di Kota Sukabumi lebih baik lagi sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
“Semoga dengan adanya program ini dapat membuahkan hasil sesuai harapan,” pungkasnya. (Bam)






