Badan Pusat Statistik (BPS) pun mencatat inflasi tahunan (year-on-year) Kota Sukabumi mencapai 2,74 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,52. “Salah satu penyumbang inflasi tertinggi datang dari kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya, yang melonjak 9,38 persen,” imbuhnya.
Di sisi lain, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan justru mengalami deflasi sebesar 0,01 persen. Meski kontribusinya kecil, sektor ini membantu meredam lonjakan harga dari kelompok lain. “TPID Kota Sukabumi akan terus menyusun strategi jangka pendek maupun jangka panjang agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap stabil,” pungkasnya. (bam/d)





