SUKABUMI- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan tiga Srikandi asal Kota Sukabumi pada kejuaraan Panahan Caruban Nagari Archery Open Tournament ( CNAOT) yang digelar di lapang Arhanud Kota Cirebon pada dari tanggal 24 sampai dengan 31 mei 2025.
Turun di nomor Standar Nasional beregu puteri, Tiga atlet panahan atas nama Najma, Najla dan Amelia berhasil menyumbangkan satu medali emas untuk Kota Sukabumi. Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Sukabumi, M Yonan mengatakan, perolehan tersebut merupakan kebangkitan olahraga Panahan sekaligus persiapan menghadapi Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang akan diegalr pasa Oktober 2025, mendatang. “Tentunya ini menjadi modal awal buat kami menghadapi BK dan Porprov nanti. Semoga, raihan ini tidak membuat mereka puas dan terus mengasah keahliannya,” ujar Yonan kepada Radar Sukabumi.
Menurut Yonan, raihan anak asuhnya ini dinilai luar biasa, mulai dari penyisihan, semi final dan babak final. Apalagi tim yang dihadapi merupakan tim yang memiliki kematangan pemain cukup mumpuni pada kejuaraan besar, seperti tim dari Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, dan Kota Bogor. “Meski kita tidak diunggulkan, namun apa yang kita usahakan meraih hasil maksimal dan terbaik untuk Kota Sukabumi,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Perpani Kota Sukabumi juga tengah menyiapkan sejumlah atlet untuk diturunjan di dua divisi recurve dan standar. Semoga hasil ini dapat secara konsisten guna merah prestasi di Porprov 2026, mendatang. “Kita terus melakukan persiapan memberikan yang terbaik untuk Kota Sukabumi di tengah keterbatasan yang kita miliki,” terangnya.
Namun demikian, Yonan sangat menyayangkan kurangnya peralatan dan fasilitas yang diberikan pemerintah daerah. Hal itu menjadi kendala yang dialami atlet dan hampir seluruh Cabang Olahraga. Sehingga, para atlet dan pelatih harus mengungsi ke daerah lain untuk menjalankan latihan. “Semoga kedepannya olahraga semakin diperhatikan, “harap dia. (why)






