Tahun 2022, Dinkes Kota Sukabumi Temukan 95 Kasus HIV/AIDS

Ilustrasi HIV/AIDS
Ilustrasi HIV/AIDS. (Istimewa)

SUKABUMI — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, kembali menemukan 95 kasus Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) yang didominasi Laki Suka Laki (LSL).

Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Wahyu Handriana mengatakan, temuan kasus baru selama tahun ini total ada 95 orang.

Bacaan Lainnya

“Adapun, rinciannya yakni 45 LSL, 28 pasangan risiko tinggi (Risti), 4 wanita pekerja sek (PSK), 2 pengguna napza suntik (Penasun) dan sisanya lain-lain,” kata Wahyu kepada Radar Sukabumi, Kamis (1/9).

Wahyu menernagkan, sejak tahun 2000 hingga 2022 jumlah total kasus HIV/AIDS terdapat sebanyak 1986 kasus. “Kami selalu melakukan tes HIV/AID dengan target 9.800 tes untuk menemukan kasus sejak dini sehingga bisa mempercepat pemanganan,” terangnya.

Terkait edukasi, sambung Wahyu, selain dilakukan Dinkes juga Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kota Sukabumi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang peduli terhadap HIV/AIDS. “Kami terus berupaya melakuka edukasi kepada masyarakat guna menekan penyebaran kasus tersebut,” bebenrya.

Karena itu, sambung Wahyu, sangat penting untuk bisa mendeteksi dini agar terkontrol. Stigma dan diskriminasi masyarakat kepada pengidap HIV/AIDS masih harus dihilangkan.

“Karena itu, masih butuh banyak edukasi dan sosialisasi dan butuh kolaborasi dengan semua pihak. Kami himbau masyarakat agar bisa menjauhi prilaku yang berisiko seperti penggunaan Napza suntik dan kegiatan seksual menyimpang,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.