“Keluarga itu seperti bangunan. Ia hanya akan tegak bila pondasinya kokoh,” ungkapnya.
Mamah Dedeh juga menguraikan lima kewajiban suami terhadap istri, termasuk memberikan nafkah, tidak meninggalkan rumah tanpa alasan, serta menjaga kehormatan keluarga. Ia menutup tausiyah dengan doa agar Kota Sukabumi menjadi kota yang diberkahi dan masyarakatnya hidup dalam kebaikan.
Tabligh Akbar ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai keluarga sebagai fondasi masyarakat dan bangsa yang bermartabat.(**)




