KOTA SUKABUMI

Seorang Perawat Hibahkan Tanahnya Untuk Kepentingan Masyarakat

×

Seorang Perawat Hibahkan Tanahnya Untuk Kepentingan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

RADARSUKABUMI.com – Seorang perawat di Kota Sukabumi menghibahkan lahan tanahnya seluas 200 meter persegi untuk kepentingan masyarakat. Lahan berlokasi di Jalan Letda T. Asmita Rt/RW 04/02 Kelurahan Gedong Panjang Kecamatan Citamiang ini dipergunakan untuk pembangunan posyandu dan sekolah madrasah.

Asep Harja selaku pemilik tanah mengaku tergerak hatinya untuk menghibahkan tanah miliknya tersebut agar bisa dimanfaatkan warga dilingkungan rumahnya.

Bank bjb Tandamata

“Kita sebagai perawat tentunya ingin berkontribusi untuk kota tercinta ini khususnya dibidang kesehatan dan keagamaan,” ujar Asep saat diwawancara awak media usai meresmikan Posyandu Tanjung di Gedongpanjang, Citamiang, kamis (9/7).

Pria yang sehari-hari bekerja di puskesmas Gedongpanjang ini mengaku awalnya merasa prihatin melihat kondisi tempat posyandu dan madrasah dilingkungan rumahnya.

Untuk itu, ia pun berinisiatif menghibahkan tanahnya untuk membangun posyandu dan juga madrasah yang rencananya sekolah madrasah akan dibangun berdampingan dengan posyandu.

“Untuk posyandu alhamdulilah sudah selesai dibangun dan baru diresmikan, untuk madrasah nantinya akan menyusul pembangunannya,” imbuh Asep.

Ia berharap dengan dibangunnya posyandu dan madrasah kesehatan masyarakat dilingkungannya bisa semakin meningkat dan anak-anak bisa menimba ilmu keagamaan di madrasah.

“Harapannya bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat, dengan hadirnya posyandu kesehatan masyarakat bisa terus meningkat dan madrasah bisa menjadi sumber ilmu keagamaan.

Sehingga masyarakat disini warganya sehat, berkeimanan dan bertaqwa,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sukabumi Irawan Danismaya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh salah satu anggotanya.

Menurutnya ini bisa menjadi bukti bahwa seorang perawat pun bisa berkontribusi dibidang kesehatan dan keagamaan di wilayahnya.

“Pak Asep Harja ini satu contoh perawat di Kota Sukabumi yang memang motekar dimana beliau praktik mandiri dirumah, praktik asuhan keperawatan yaitu merawat warga yang perlu dibantu dan beliau juga sebagian rezekinya beliau hibahkan untuk membangun posyandu dan juga madrasah,” terangnya.

Ia berharap apa yang dilakukan Asep ini bisa menjadi contoh bagi rekan-rekan lainnya, karena menuryut sepengetahuan Irawan kali pertama di seorang perawat bisa berkontribusi dalam pembngunan kesehatan dan pendidikan keagamaan.

“Alhamdulilah PPNI diundang secara khusus oleh beliau untuk menyaksikan secara langsung peresmian posyandu ini.

Saya rasa beliau bisa menjadi pemberharu dan satu bukti bahwa seorang perawat mampu memberikan sesuatu yang baik bagi lingkungannya,” pungkasnya. (wdy)