Semrawut, Dishub Bangun Pusat Parkir

Lokasi parkir di salah satu pusat keramaian di Kota Sukabumi. IKBAL/RADAR SUKABUMI

CIKOLE,RADARSUKABUMI– Persoalan parkir menjadi salah satu masalah utama dalam penataan Pusat Kota Sukabumi.

Meski sudah banyak upaya dalam penanggulangannya, namun hal itu belum memperlihatkan prospek yang positif Namun.

Bacaan Lainnya

Kendati demikian, hal itu tidak menyurutkan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi untuk berupaya mengatasi permasalahan yang terus menerus terjadi.

Rencananya, Dishub Kota Sukabumi akan menyiapkan beberapa kegiatan atau proyek untuk mengatasi kesemrawutan di pusat kota tersebut, salah satu satunya akan membuatkan pembangunan pusat perparkiran.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman mengakui kesemrawutan lalu lintas di Kota sukabumi akibat adanya penggunaan ruang lalu lintas yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Ia mencontohkan seperti yang terjadi di Jalan Ciwangi, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Harun Kabir. “Langkah strategis yang kami akan lakukan itu yakni mengembalikan fungsi ketiga ruas jalan.

Fungsi jalan itu harus dikembalikan untuk kendaraan bukan untuk pedagang dan parkir,” ujarnya.

Sementara untuk kebutuhan parkir yang sangat tinggi diruas jalan, Dishub akan merencanakan pembangunan gedung parkir berlantai.

Bekerja sama dengan City mall yang memang terakses ke Jalan Ahmad Yani.

“Dalam waktu dekat ini kami akan membahas secara tekni pembangunan lahan parkir dengan pengelola City mall.

Seperti halnya bangunan parkir di Yogya Dept store yang menggunakan sistem knokdown,” akunya.

Tak hanya pembangunan gedung parkir, dirinya pun berencana akan melakukan pembangunan City Hub.

Dimana proyek tersebut untuk menyebar pusat keramain ke wilayah selatan atau ke wilayah Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi.

“Selama ini kan beban pusat keramaian itu di Jalan Ahmad Yani, Harun Kabir dan Ciwangi. Kita ingin tidak terfokus di pusat kota saja, kita ingin geser ke selatan,” ujarnya.

Rencananya City hub itu kata Abdul diperuntukan untuk menampung bangunan-bangunan mall, bioskop, hotel, dan pusat kuliner.

Proyek city hub akan terealisasi antara tahun 2020 dan 2021.

“Alhamdulillah Pemerintah pusat telah merespon proyek yang akan dibangun di lahan seluas 3,5 hektare.

Mungkin dalam waktu dekat akan dilakukan proses lelang untuk menentukan investor yang akan membangun pusat kegiatan itu dengan kerja sama sistem BOT,” jelasnya.

Rencana besar yang terakhir Dishub akan membangun skywalk yang wujudnya berupa jalan penghubung dari mal ke mall.

Dalam proyek ini Dishub akan membuat kajian pembangunan jalan penghubung mal di Pasar Pelita, Citimall, dan Yogya Dept Store.

Nantinya tidak ada lagi PKL dan tempat parkir di pinggir jalan karena semuanya telah dialihkan ke mall.

“Pembangunan skywalk bisa dibiayai oleh APBD kota, APBD provinsi, atau APBN. Bisa juga dikerjasamakan dengan investor,” ungkapnya.

Dijelaskan Abdul ketiga proyek itu seperti pembangunan pusat perparkiran, pengembangan city hub atau kota interkoneksi, dan pembangunan skywalk bisa memecahkan permasalahan kesemrawutan kota.

” Apalagi kedepannya akan terbangunnya akses jalan tol, bandara dan Jalur kereta api Double track,” pungkasnya.

(bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *