Satpol PP PP Kota Sukabumi Akan Sanksi Warung Makan Buka Disiang Hari

Satpol-PP-Kota-Sukabumi
TEGURAN: Sejumlah petugas Satpol PP saat mendatangi rumah makan yang membuka dagangannya di siang hari, Selasa (11/4).

SUKABUMI – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi akan memberikan sanksi terhadap rumah makan, restoran, dan warung yang kedapatan buka siang hari di bulan Ramadan.

Hal itu dilakukan sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Kota Sukabumi nomor 11 tahun 2013, yang dimana rumah makan hanya diperbolehkan beroperasi pada pukul 16.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Kabid Gakda Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi, Sudrajat mengatakan, ada beberapa tahapan sanksi yang akan diberikan, apabila kedapatan rumah makan yang buka di siang hari, mulai dari teguran, pembinaan, penyitaan barang bukti, hingga penutupan usaha. “Jadi sanksinya ada beberapa tahapan, mulai dari sanksi teguran.

Kalau kedapatan lagi, nanti diambil tindakan dengan membawa barang bukti, misalnya gas nya kita bawa.

Masih buka lagi, maka akan kita tutup,” ujar Ajat kepada Wartawan, Selasa (11/4).

Dia menjelaskan, sanksi yang pihaknya berikan, apabila ada warung yang kedapatan buka yaitu berupa teguran. Sedangkan untuk rumah makan yang mempunyai izin akan dicabut izinnya.

“Karena memang warung itu tidak punya izin, maka diberikan sanksi hanya teguran. Kalau rumah makan, karena ada izinnya, maka izinnya akan dicabut, tegasnya

Lanjut Ajat, berdasarkan informasi pihaknya dilapangan, kebanyakan rumah makan yang buka di siang hari itu di wilayah Kecamatan Cikole.

Maka dari itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk menginformasikan apabila terdapat rumah makan yang beroperasi di siang hari.

“Kami mohon kepada segenap lapisan masyarakat kerjasamanya, untuk menginformasikan apabila terdapat lokasi-lokasi yang beroperasi di siang hari,”pungkasnya. (Cr4/t)

Pos terkait