KOTA SUKABUMI

RSUD R. Syamsudin Hadirkan Layanan Stem Cell, Banjar Kagum

×

RSUD R. Syamsudin Hadirkan Layanan Stem Cell, Banjar Kagum

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki.Dalam kunjungan tersebut, Darsono melihat langsung layanan terapi stem cell yang dikembangkan RSUD R. Syamsudin, S.H. (RS Bunut).

SUKABUMI – Perkembangan dunia kesehatan kini tidak hanya berbicara soal pengobatan penyakit, tetapi juga bagaimana teknologi mampu membantu tubuh memperbaiki dirinya sendiri. Gagasan inilah yang menjadi perhatian dalam kunjungan Wali Kota Banjar, Darsono, ke Kota Sukabumi, Sabtu (13/6/2026).

Kehadirannya disambut langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki.Dalam kunjungan tersebut, Darsono melihat langsung layanan terapi stem cell yang dikembangkan RSUD R. Syamsudin, S.H. (RS Bunut). Inovasi ini menempatkan Sukabumi sebagai salah satu daerah yang berani menghadirkan layanan kesehatan berbasis teknologi regeneratif.

Bank bjb Tandamata

RSUD R. Syamsudin menggandeng Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia untuk menghadirkan terapi stem cell sebagai layanan unggulan. Ayep Zaki menegaskan bahwa kemajuan ilmu kedokteran harus dapat diakses masyarakat daerah.

“Kami ingin masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari layanan kesehatan berbasis teknologi modern. Sukabumi harus mampu menghadirkan pelayanan berkualitas, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya, Minggu (14/6).

Layanan ini memanfaatkan Mesenchymal Stem Cells (MSCs), sel yang mampu membantu regenerasi jaringan tubuh melalui produksi growth factor dan zat antiinflamasi.

Potensinya luas, mulai dari penanganan diabetes, stroke, penyakit autoimun, gangguan ginjal, hingga kondisi inflamasi kronis.Ayep menegaskan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong transformasi layanan kesehatan.

“Perkembangan dunia kedokteran bergerak sangat cepat. Kami ingin RSUD R. Syamsudin menjadi rumah sakit yang mampu mengikuti perkembangan tersebut dan menghadirkan solusi kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Banjar, Darsono, menyatakan bahwa apa yang dilakukan Kota Sukabumi menunjukkan inovasi pelayanan publik dapat lahir dari daerah dan memberi dampak besar.

“Inovasi di Kota Sukabumi yang dijalankan RSUD R. Syamsudin memang patut diduplikasi. Ini adalah layanan penting dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Darsono, kehadiran layanan seperti ini membuktikan bahwa pemerintah daerah mampu berperan aktif menghadirkan terobosan yang menjawab kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan.

“Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman antar daerah, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas,” pungkasnya.(ris/d)