Menurutnya, pengemudi ojol dipilih sebagai sasaran utama karena mereka merupakan kelompok pekerja yang aktif dan sering kali mengabaikan kesehatan. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi para pejuang transportasi seperti ojol,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan ini, RS Bhayangkara berharap dapat terus menjalin hubungan yang erat antara institusi kepolisian dan masyarakat.
“Kami ingin HUT Bhayangkara bukan hanya menjadi perayaan internal, tetapi juga momentum untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” pungkasnya. (bam/d)






