Realisasi Pendapatan Pajak Daerah Kota Sukabumi Over Target, Periode Januari–Juni 2023

Rakhman Gania
Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah BPKPD Kota Sukabumi, Rakhman Gania.

SUKABUMI – Realisasi pendapatan pajak daerah Kota Sukabumi pada semester pertama tahun 2023 mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Bidang Pelayanan Pajak Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, Rakhman Gania Kusumah menjelaskan, bahwa realisasi seluruh pajak mengalami over target, sehingga pada perubahan anggaran mendatang kemungkinan besar target akan direvisi menyesuaikan dengan realisasi yang pada semester pertama mencapai Rp31 miliar atau 53 persen dari target pendapatan daerah yang ditetapkan untuk tahun 2023 sekitar Rp58 miliar.

Bacaan Lainnya

“Kemungkinan besar dalam anggaran perubahan nanti kita akan menaikkan target pajak parkir. Ya mudah – mudahan seluruh pajak akan kita naikkan lagi targetnya sehingga berpengaruh kepada penerimaan dari pendapatan tersebut,” Ucapnya.

Dijelaskan pula peningkatan realisasi pendapatan daerah ini dipengaruhi oleh beberapa sektor pajak yang mengalami over target seperti pajak penerangan jalan, hotel, termasuk pajak parkir yang realisasinya mencapai 64 persen dari target.

“Dari tahun kemarin jika dari nilai ada peningkatan sekitar Rp. 1,3 miliar. Kondisi tersebut dipengaruhi beberapa sektor pajak seperti penerangan jalan dan hotel yang meningkat Rp. 200 juta jika dibandingkan dengan kondisi yang sama pada semester pertama tahun lalu.” Tambahnya

Sementara ketika ditanya terkait faktor yang mendorong meningkatnya realisasi pendapatan daerah, ia menyampaikan bahwa terdapat beberapa hal seperti membaiknya kondisi perekonomian masyarakat, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Sukabumi, serta penggunaan sistem elektronik dalam pembayaran pajak.

“Kondisi perekonomian masyarakat. Antusiasme masyarakat untuk menetap atau datang ke Kota Sukabumi ada tren yang sedikit meningkat mungkin dikarenakan isu jalan tol, terus ada beberapa wisata diwilayah Kabupaten yang baru. Sehingga mereka menuju tempat wisata otomatis akan diam dulu di Kota Sukabumi untuk bermalam, kondisi ini bisa meningkatkan pendapatan beberapa sektor pajak,” Jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *