Ranty juga mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan sanitasi layak, program desa bebas cacing, dan pendataan keluarga rentan. “Transformasi dan pemberdayaan tidak boleh berhenti pada formalitas. Harus ada sinergi antara masyarakat, PKK, Posyandu, dan pemerintah,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menggugah kesadaran masyarakat Jayamekar untuk lebih peduli dan aktif dalam membangun keluarga mandiri serta lingkungan sehat. “Dengan sinergi semua pihak, kami optimistis perubahan positif bisa diwujudkan secara berkelanjutan,” tutup Ranty.(bam/d)






