KOTA SUKABUMI

Progres Baru 38 Persen, DPUTR Dorong Percepatan Tugu Batas Kota Sukabumi

×

Progres Baru 38 Persen, DPUTR Dorong Percepatan Tugu Batas Kota Sukabumi

Sebarkan artikel ini
DPUTR
PENINJAUAN: Kabid Tata Bangunan, Jasa Konstruksi dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Muhammad Sahid saat meninjau pembangunan gapura tugu batas kota di Jalur Lingkar Selatan, Selasa (30/9).

SUKABUMI — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, meninjau langsung progres pembangunan Gapura Tugu Batas Kota di Jalur Lingkar Selatan. Proyek bernilai Rp1,9 miliar ini, bakal menjadi ikon baru yang menandai pintu masuk wilayah Kota Sukabumi.

Kabid Tata Bangunan, Jasa Konstruksi dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Muhammad Sahid mengatakan, pembangunan tugu batas kota tersebut dilaksanakan CV Wikan dengan masa pengerjaan 120 hari kalender. “Pekerjaan ini, dimulai pada 17 Juli dan ditargetkan rampung 17 November 2025,” kata Sahid kepada Radar Sukabumi, Selasa (30/9).

Bank bjb Tandamata

Hingga kini, progres pembangunan baru mencapai 38,2 persen atau sekitar setengah dari total target. Menurutnya, meskipun progres belum signifikan, pelaksana proyek masih mampu menjaga agar pekerjaan tetap berjalan sesuai rencana. “Sampai hari ini tidak ada kendala berarti. Pelaksana cukup antisipatif terhadap potensi hambatan, terutama faktor cuaca,” ungkapnya.

Gapura tugu batas kota tersebut, akan berdiri dengan ketinggian mencapai lima meter. Adapun, pembangunan dirancang menghadirkan dua tugu yang berdiri di sisi kanan dan kiri jalan. “Keberadaan tugu ini diharapkan menambah estetika kawasan sekaligus menjadi penanda identitas Kota Sukabumi yang lebih kuat,” ucapnya.

Dalam peninjauan kali ini, DPUTR menekankan pentingnya akselerasi progres pekerjaan dan menargetkan, pada minggu depan pelaksana dapat mendorong percepatan hingga tambahan 12 persen agar hasil akhir tidak melenceng dari jadwal. “Progres memang masih dalam jalur on schedule, tetapi percepatan harus mulai terlihat agar pekerjaan lebih aman menuju tenggat waktu,” jelasnya.

Sejauh ini, proyek yang sudah berjalan sekitar 60 hari kerja atau separuh masa kontrak menunjukkan hasil yang cukup baik. Namun, sisa waktu tujuh minggu ke depan menjadi fase krusial yang akan menentukan kualitas dan ketepatan penyelesaian pekerjaan. Keberadaan Gapura Tugu Batas Kota ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga simbol peradaban baru Kota Sukabumi. “Diharapkan, pembangunan tugu yang rampung pada November nanti tidak hanya menambah daya tarik visual, tetapi juga mempertegas identitas kota di mata masyarakat maupun para pendatang yang melintas di jalur Lingkar Selatan,” tukasnya. (Bam)