Para nasabah Bank Sammi bisa mengambil kapan saja jumlah tabungan mereka, namun ada juga nasabah yang melakukan penarikan di momen-momen tertentu seperti memasuki bulan puasa, menjelang lebaran atau momen anak masuk sekolah di ajaran baru.
“Ada yang narik sampai nilai Rp5 juta untuk kebutuhan nasabah, kami juga melayani setor tunai kepada nasabah ketika menyetor tabungan sampah bisa dicairkan hari itu juga sesuai keinginan mereka,” imbuhnya.
Yusi berharap, dengan adanya program Sukabumi Memilah Sampah bisa ikut membantu keberadaan TPA Cikundul yang kondisinya sudah sangat over kapasitas, apabila masyarakat mau memilah sampah dari rumah tangga dan hanya menyisakan residu untuk di buang, selain bisa menghasilkan nilai ekonomi, volume sampah yang dibuang bisa berkurang secara signifikan.
“Semoga masyarakat di Kelurahan yang belum ada bank sampah unit, bisa tergugah untuk memilah sampah,” harapnya. (bam/d)




