SUKABUMI — Walikota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki-Bobby Maulana, bersama sejumlah kepala dinas meninjau kondisi drainase jalan ke beberapa titik di Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Selasa (8/4).
“Hari ini saya melakukan infeksi ke lima titik jalan, terutama jalan-jalan yang drainasenya rusak, sehingga saat hujan aliran airnya bocor ke luar jalan dan berpotensi menimbulkan banjir,” ujar Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki kepada Radar Sukabumi saat ditemui di Lapang Merdeka.
Ayep Zaki menjelaskan, sebelum memperbaiki jalan rusak Pemerintah Kota Sukabumi akan memperbaiki drainasenya dahulu. “Jadi sebelum perbaikan jalan, kita akan perbaiki dulu drainase agar tidak bocor ke jalan dan menimbulkan banjir,” tegasnya.
Menurutnya, ada beberapa titik drainase yang menjadi skala prioritas yang perlu diperbaiki atau dibangun kembali. Hal ini, seperti yang disampaikannya, ketika hujan turun aliran air tidak tumpah ke jalan.
“Skala prioritas yang perlu diperbaiki drainase drainase yang sangat bermasalah. Contoh ada drainase di Jalan Merbabu, Prana, Subang Jaya, Ciaul, dan ada titik nolnya itu jauh. Sehingga begitu air meluap air tidak mengalir ke sungai, tapi mengalir ke jalan, jadi saluran drainasenya akan diperbaiki,” ungkapnya.
Lanjut Ayep, perbaikan saluran drainase berencana akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Setelah itu, baru jalan jalan rusak.
“Rencana perbaikan minggu depan, bulan April akan kita kerjakan drainasenya semua. Kemudian setelah itu jalan dan saya sudah meminta Bappeda dan PUTR berapa nilai atau anggaran untuk membangun Kota Sukabumi dan berapa lama,” bebernya.
“Kita ingin menjadikan kota yang representative, sehingga bisa disinggahi oleh wisatawan dari Jakarta yang datang ke sini atau dari daerah lainnya,” sambung Ayep Zaki.
Persoalan drainase yang kerap menimbulkan banjir, tidak lepas juga dari kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Maka dari itu, Wakil Wali Kota Sukabumi mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menimbulkan banjir atau sarang penyakit.
“Saya menghimbau seluruh masyarakat Kota Sukabumi, tolong kesadarannya dari mulai masyarakat tolonglah buang sampahnya jangan sembarangan. Seperti waktu lebaran sampah sampah berserakan dimana mana,” singkatnya. (bam/d)






