Ditemui terpisah, Ketua Tim Penanganan Keluhan dan Informasi RSUD Syamsudin SH, Wahyu Handriana menambahkan, pasca menerima bayi malang ini, pihak rumahsakit langsung melakukan tindakan darurat.
Saat ini, kondisi bayi yang masih terlilit ari-ari itu dalam kondisi sehat. “Kami menerima bayi ini pada Minggu (22/7) sekitar pukul 05:00 WIB dan melakukan tindak darurat, saat ini bayi tersebut dalam kondisi sehat, bahkan mau menerima susu dengan baik,” tambahnya.
Sedangkan kondisi ibu dari bayi tersebut, lanjut Wahyu, terpaksa harus dirawat inap untuk perawatan pasca persalinan. Hasil sementara pemeriksaan dokter IGD, ibu bayi yang masih berusia remaja ini harus dilakukan observasi pasca persalinan.
“Ibu bayi ini kami terima Senin (23/7) malam. Setelah dilakukan pemeriksaan tim dokter IGD, harus dirawat dan dilakukan observasi setelah melahirkan,” ungkapnya.
Bayi yang kini memiliki berat dua kilogram lebih dan tinggi 45 centi meter ini bakal dirawat hingga proses dari pihak kepolisian selesai. Sedangkan untuk tindaklanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian.
“Bayi ini akan terus dirawat rumah sakit hingga proses kepolisian selesai, sedangkan untuk tindak lanjutnya seperti apa itu diserahkan kembali karena kami pada prinsipnya hanya menangani saja secara medis,” bebernya.





