Polisi Buru Pelaku Peretas Running Text PMI Kota Sukabumi

  • Whatsapp
AKBP Sumarni
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni saat diwawancara Radar Sukabumi, Senin (28/6).

SUKABUMI – Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni angkat bicara soal adanya dugaan peretasan terhadap Running Text milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi yang salah satunya menampilkan tulisan Corona hanya konspirasi politik.

“Setelah adanya kejadian tersebut, kami langsung melakukan pengecekan kelokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk petugas PMI yang piket saat kejadian,” ungkap Sumarni kepada Radar Sukabumi, Senin (28/6).

Bacaan Lainnya

Lanjut Sumarni, hingga saat ini Polres Sukabumi Kota masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya peretasan Running Text tersebut. “Sampai saat ini, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sistem Running Text nya online,” tandasnya.

Seperti diketahui, Dari video yang tersebar di aplikasi perpesanan, Running Text ini menampilkan tulisan yakni, ‘Pemerintah Bang*** di Negeri Ini, Rakyat Sengsara Pemerintah Kaya. Inilah Negeri Dimana Tikus, Menjadi pemimpin Ta* yang hanya mau untung sendiri. We Are Anonymous, jangan takut Covid-19 We Are Anonymous – F*** You Politik. Corona hanya konspirasi Politik Saja, Covid -19 Politik Bang***’

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, SDM dan Relawan PMI Kota Sukabumi, Zaini mengatakan, insiden tersebut baru diketahui pada Sabtu pagi terdapat laporan dari staf yang menyebutkan Running Text menampilkan tulisan yang tidak biasanya.

“Iya dari Sabtu pagi ketahuannya, staf yang melaporkan,” kata Zaini.

Setelah diketahui adanya dugaan peretasan, lanjut Zaini, PMI langsung mematikan Running Text tersebut sementara waktu.

“Baru akan memperbaikinya pada Senin, sekaligus kami bersama pengurus akan membahas terkait dugaan peretasan ini, mau seperti apa tindkaannya akan kami bahas,” ujarnya.

Sejauh ini, sambung Zaini, PMI belum mengambil langkah melakukan pelaporan kepada pihak keoplisian. “Keputusannya besok setelah dibahas dengan pengurus yang lainnya,” pungkasnya. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *