PMI Kota Sukabumi: Selama Pandemi Corona, Kebutuhan Darah Berkurang

Petugas UPT UTD PMI saat memperlihatkan stok labu darah di kantor UPT UTD PMI Kota Sukabumi, Senin (27/4)

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Palang Merah Indonesia atau PMI Kota Sukabumi menyatakan bahwa selama terjadi pandemi virus corona, kebutuhan labu darah mengalami penurunan. Kondisi itu berbanding lurus dengan kurangnya para pendonor darah di Kota Sukabumi.

“Memang keperluan orang semakin berkurang, tapi tetap balance jika dibandingkan hari biasa. Dimana kebutuhan darah tinggi dan kebutuhan kita semakin kurang juga,” ujar Humas UPT Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Sukabumi, Taopik Hidayat, kepada Radar Sukabumi, Senin (27/4).

Bacaan Lainnya

Begitupun persediaan labu darah di PMI Kota Sukabumi juga mengalami penurunan dibandingkan hari biasanya. Hanya saja tetap masih bisa terpenuhi selama satu bulan kedepan. “Biasanya keperluan di PMI Kota Sukabumi ini mencapai 1.000 sampai 1.500 labu darah perbulannya. Dan itu bisa mencukupi darah se- Kota Sukabumi termasuk seluruh rumah sakit,” ungkapnya.

Diakui Taopik kebutuhan jenis golongan darah itu fluktuatif, sehingga tidak bisa diperkirakan. Namun berdasarakan pengalaman golongan AB dan A yang susah didapatkan. “Jenis Golongan darah AB itu susah dan jarang-jarang, tapi sampai saat ini kita tercukupi,” katanya.

Dalam upaya mencukupi persediaan labu darah di PMI Kota Sukabumi kata Taopik pihaknya menghimbau kepada para pendonor yang sudah rutin bisa segara mendatangi ke kantor PMI Kota Sukabumi.

Lanjutnya, di masa Covid-19 ini PMI Kota Sukabumi mempunyai program layanan jemput bola bagi masyarakat yang akan mendonorkan darahnya. Baik itu perorangan, keluarga ataupun komunitas. ” Syaratnya minimal ada 5 orang, nanti petugas kami mendatangi langsung kerumah,” pungkasnya. (bal/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.