Selain menyoroti kualitas aparatur, Ayep mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fiskal daerah. Ia menyebut komposisi APBD Kota Sukabumi masih didominasi belanja pegawai, sehingga diperlukan strategi memperbesar ruang fiskal untuk pembangunan dan pelayanan publik. Optimalisasi PAD, lanjutnya, mulai menunjukkan hasil positif dengan sejumlah pembangunan infrastruktur yang telah direalisasikan.
Ayep juga mengajak ASN memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Media sosial disebutnya sebagai sarana penting membangun komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat. “Melalui pelantikan ini, diharapkan lahir semangat baru di kalangan aparatur untuk terus berinovasi, memperkuat budaya kerja profesional, serta menghadirkan birokrasi yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tandasnya.(*)







