Ia mengungkapkan, hingga triwulan ketiga 2025, realisasi PAD Kota Sukabumi telah mencapai sekitar 60 persen dari target tahunan—naik signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu. “Alhamdulillah, capaian PAD kita sesuai target. Ada kenaikan sekitar 60 persen dibanding tahun lalu,” katanya.
Galih menambahkan, sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) masih menyimpan potensi besar untuk digarap lebih maksimal. “Dua sektor itu akan terus kami dorong. Ini bagian dari ikhtiar memperkuat PAD,” tegasnya.
Ia berharap sinergi pusat-daerah ini dapat mempercepat transformasi digital perpajakan sekaligus mendorong kemandirian keuangan daerah melalui optimalisasi pajak lokal. “Kami optimistis target pajak daerah tahun ini bisa tercapai,” pungkasnya.(bam/d)






