Pemkot Sukabumi Apresiasi Seminar PMII Soal Optimalisasi Energi Baru

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Sukabumi
Pembawa acara saat memberikan pertanyaan kepada peserta seminar yang digagas Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bertajuk 'Mengoptimalkan Energi Baru Terbarukan menuju Indonesia Emas 2045' di Gedung Pusat Kajian Islam, Kecamatan Cikole, Sabtu (21/5).

CIKOLE— Pemerintah Kota Sukabumi melalui Asisten Daerah Bidang Administrasi Setda Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan mengapresiasi pelaksanaan seminar yang digagas Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bertajuk ‘Mengoptimalkan Energi Baru Terbarukan menuju Indonesia Emas 2045’ di Gedung Pusat Kajian Islam, Kecamatan Cikole, Sabtu (21/5).

Menurut Iskandar, Pemerintah daerah turut mendukung peran generasi muda dalam menyuarakan dan mempelopori berjalannya energi baru dan terbarukan di Kota Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Apalagi hal tersebut sebagai upaya mengoptimalkan energi baru untuk secara perlahan menggantikan energi fosil yang semakin mahal dan semakin langka.

“Hal ini kita buktikan dengan memasukkan optimalisasi energi baru dan terbarukan itu di dalam dokumen rencana pembangunan kota Sukabumi RPJMD KOTA Sukabumi,” ujar Iskandar disela-sela kunjunganya.

“Maka saya berharap, PMII bisa terus mengoptimalkan terkait kajian ilmiah mengenai ke energi baru ini,” lanjut dia.

Tentunya, pemerintah pun memerlukan dukungan penuh semua pihak termasuk di dalamnya mahasiswa PMII, akademisi, intelektual, pengusaha, pers media, untuk sama sama berupaya mewujudkan energi baru dan terbarukan di Kota Sukabumi.

“Jangan bosan bosan terus memberikan masukan kepada kami untuk merealisasikan rencana tersebut,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Cabang PMII Kota Sukabumi, Syahrul Umar mengatakan, Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan pada penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi.

Di mana, pada triwulan pertama tahun 2018 Indonesia urutan ke dua menggeser Filipina dalam produksi energi baru terbarukan sebesar 1.942 MW (Mega Watt) dan itu baru 1 persen dari potensi yang ada.

“Sudah sepatutnya kita menyadari hal tersebut demi masa keemasan indonesia di tahun 2045 dan kami berharap kota sukabumi menjadi pilot project dalam pemanfaatan energi baru terbarukan,” terang Syahrul. (cr1/t)

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Sukabumi
Pembawa acara saat memberikan pertanyaan kepada peserta seminar yang digagas Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bertajuk ‘Mengoptimalkan Energi Baru Terbarukan menuju Indonesia Emas 2045’ di Gedung Pusat Kajian Islam, Kecamatan Cikole, Sabtu (21/5).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar