Selain itu, perempuan itu lebih tekun dan telaten dalam bekerja. Juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kepentingan masyarakat. “Makanya kapasitas caleg perempuan harus ditingkatkan,” tukasnya.
Berdasarkan data, tambah Yemmy, keterwakilan perempuan di legislatif belum memenuhi kuota.
Untuk itu, upaya peningkatan kualitas perempuan dalam mewakili kepentingan masyarakat harus dilakukan. “Perempuan itu pada umumnya lebih tekun. Lebih telaten dan tidak akan melupakan janji mereka,” jelasnya.
Sementara itu, dalam kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 orang, seluruhnya Caleg perempuan dari 16 partai politik peserta pemilu 2019.
Adapun pemateri yang dihadirkan merupakan Asisten Deputi Kesetaraan Jender Polhukam Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) RI yang diselenggarakan selama dua hari.
(bal/d)





