CIKOLE – Sebagai upaya meningkatkan capaian indeks kesehatan di Kota Sukabumi, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi kini memiliki Sistem Informasi Kewaspadaan Keluarga Sehat Paripuran (Sikkasep). Sistem tersebut resmi diluncurkan langsung oleh Walikota, Achmad Fahmi, belum lama ini.
Dalam kesempatannya, Fahmi mengatakan layanan Sikkasep ini untuk menunjang sistem informasi yang memadai untuk terwujudnya 12 indikator keluarga sehat di Kota Sukabumi.
Dengan program Sikkasep ini pula diharapkan mampu menjadi solusi dalam mendukung keluarga sehat.
Apalagi pelibatan teknologi menjadi sesuatu yang tidak bisa dielakkan dan salah satunya dengan menggunakan aplikasi dalam pelayanan kesehatan.
“Kita melaunching aplikasi Sikkasep yang diharapkan membantu aparat di wilayah dalam pendekatan kesehatan berbasis keluarga.
Targetnya 12 indikator kesehatan harus disukseskan seperti kesehatan ibu dan bayi, ketersediaan jamban sehat dan lain-lain,” ujar ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.
Diakuinya, layanan ini juga merupakan pelaksanaan misi pertama pemerintahan yakni masyarakat yang sehat. Fahmi berharap pelumlncuran aplikasi membantu semua lurah dan camat mengontrol wilayah agar terjaga indeks keluarga sehatnya.
Peluncuran aplikasi yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi ini dihadiri pula Kepala Dinkes Rita Fitrianingsih, para camat, lurah dan kepala puskesmas se-Kota Sukabumi.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Sukabumi Rita Fitrianingsih menambahkan, tujuan aplikasi tersebut untuk memperbaiki sistem informasi dalam mendorong indeks keluarga sehat.
Dengan Sikkasep memudahkan pemegang program di puskesmas untuk menginput hasil kegiatan pemantauan indeks kesehatan keluarga. “Kita berharap, program ini bisa mempermudah dalam melakukan pemantauan kesehatan keluarga,” pungkasnya. (bam/t)






