CIBEUREUM- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi akan mentutaskan penyelesaian proyek strategis dan program unggulan Pemerintah daerah. Hal tersebut sesuai dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) pemerintah Kota Sukabumi pada tahun 2022.
Kabid Perencanaan Pengendalian Evaluasi Pembangunan Daerah (PPEPD) pada Bappeda Kota Sukabumi, Yudi Sutriana mengatakan salah satu proyek strategis yakni menyelesaikan pembangunan jalur perdestrian yang telah direncanakan.
“Tahun 2021 ini rencana akan ada pembangunan jalur pedestrian Jalan Ahmad Yani yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi tahun 2021. Untuk di 2022 mendatang kita akan menyelesaikan enam ruas jalan jalur pedestrian. Sehingga semua jalur pedestrian akan terkoneksi,” ujarnya.
Sementara itu kata Yudi untuk program unggulan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, di 2022 nanti akan menyelesaikan seluruh pembangunan sport center yang ditargetkan untuk 33 Kelurahan. “Sampai dengan tahun ini sudah sudah 25 kelurahan memiliki sport center atau lapang renyah. Sisanya nanti di 8 kelurahan di 2022,” jelasnya.
Tak hanya itu, di RKPD 2022 akan ada pembangunan gedung Creative Center leading sektornya di Disporapar dan ada juga Common center di Diskominfo sebagai ruang pengendalian informasi berbasis teknologi informasi atau bisa disebut juga sebagai pusat data. “Semua bersumber pada Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jabar,” ujarnya.
Bahkan Bappeda juga kembali mengusulkan pusat pemerintah, yang akan dilakukan secara bertahap. Pada RKPD 2021 ini akan difokuskan untuk pembangunan jembatan penghubung dalam bentuk landscape. “Untuk tahun 2021, kita sudah mengganggarkan untuk pembuatan Amdal jasa konsultan di pusat pemerintah di Cibeureum dari APBD Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Sementara itu, Program unggulan yang sudah berjalan yakni Homecare, Ambulan Sigap, Sukabumi Kece dan Rumah singgah. Tahapan RKPD tahun 2022 sejauh ini, dijelaskan Yudi, penyusunannya ditahap entry renja yang sudah berbasis objek rincian belanja. Setelah itu selanjutnya masuk dalam tahapan eksistensi penajaman renja perangkat daerah 2022 yang akan menjadi dokumen rancangan akhir RKPD.
“Tahapan RKPD 2022 juga sudah melalui proses Musrenbang baik tingkat Kota maupun Provinsi Jabar, semua ada kaitannya dengan sinkronisasi prioritas-prioritas Kota, 11 prioritas Provinsi dan 7 prioritas Nasional,”pungkasnya. (bal)






