Pemerintah Kota Sukabumi

Pemkot Sukabumi Sebar Kader Penelusur Kendaraan Tidak Membayar Daftar Ulang

×

Pemkot Sukabumi Sebar Kader Penelusur Kendaraan Tidak Membayar Daftar Ulang

Sebarkan artikel ini
Achmad-Fahmi-KTMDU
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi memberikan arahan kepada kader penelusur KTMDU di ruangan Oproom, Jumat (13/8).

SUKABUMI – Dalam upaya mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor Kendaraan Tidak Membayar Daftar Ulang (KTMDU). Pemerintah Kota Sukabumi menerjunkan kader penelusur KTMDU.

“Kader penelusur KTMDU bagian tidak terpisahkan edukasi masyarakat, utamanya sosialisasikan pemahaman kepada wajib pajak pentingnya membayar pajak” ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat memimpin rapat koordinasi percepatan program triple untung di Balai Kota Sukabumi, Jumat (13/8).

Bank bjb Tandamata

Fahmi memberikan arahan dan motivasi serta menerima masukan dan kendala dari kader penelusur KTMDU. Dalam Rakor tersebut dihadiri pula Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Sukabumi Rudy Rachmadi Hartono dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Andang Tjahjandi.

Harapannya dengan kader penelusur ini, bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat. Setelah diberikan pengertian maka dapat dilakukan pembayaran karena mungkin ada yang masih belum paham.

Ditambahkan Fahmi program pembangunan dapat berjalan, dengan mendapatkan dukungan yang berasal dari pajak masyarakat misalnya untuk pembangunan jalan, kesehatan, dan pendidikan. ” Tugas besar yang diemban tim penelusur KTMDU yakni sosialisasi dan edukasi kepada warga,” ungkapnya.

Pada momen Fahmi menekankan terkait hubungan dengan wajib pajak khususnya membangun kesadaran membayar pajak. Selain itu intensifikasi pemungutan pajak KTMDU dan Kendaraan Bermotor yang Belum Melakukan Daftar Ulang (KBMDU) dalam meningkatkann penerimaan PKB. ”Sekarang ada program triple untung plus dilaunching 1 Agustus dan berlangsung hingga 24 Desember,” kata Fahmi.

Program relaksasi di masa pandemi Covid agar warga membayar pajak sesuai kewajiban dan mendapatkan relaksasi. Harapannya para kader penelusur bisa berperan menyukseskannya.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Sukabumi Rudy Rachmadi Hartono mengatakan, sejak dilauncing triple untung plua ada peningkatam signifikan wajib pajak. Awalnya hanya 150 orang yang membayar pajak kini bisa di atas 200 lebih. “Kondisi ini bisa konsisten sesuai target yang diinginkan bisaa tercapai,” pungkasnya. (bal)