Pemkot Sukabumi Launching Open Data, Wujudkan Keterbukaan Informasi

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi bersama Kepala Dinas Komunikasi dan informasi, Rahmat Sukandar saat menandatangani peresmian launching Open Data di Balaikota Sukabumi, Senin (5/12).

CIKOLE – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melaunching program open data Kota Sukabumi dan Sosialisasi Peraturan Walikota Sukabumi Nomor 9 Tahun 2022 di Ruang Utama Balaikota, Senin (5/11).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi Wakil Walikota Sukabumi Andri S Hamami, Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Rahmat Sukandar, Kepala BPS Kota Sukabumi Urip Sugeng Santoso, serta Kepala OPD yang ada di Lingkungan Pemkot Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, launching open data ini, dalam rangka mengimbangi kebijakan pusat terkait satu data Indonesia, melalui pembentukan forum satu data tingkat Kota Sukabumi pada tahun 2021 melalui koloborasi erat antara BPS, Bappeda, dan Diskominfo.

“Launching open data nampaknya terlalu mendesak, hal ini kebijakan terkait mewujudkan tata kelola yang baik untuk perencanaan evaluasi pembangunan,” ujar Fahmi kepada Radar Sukabumi.

Selain itu, open data ini untuk meningkatkan keterbukaan akses terhadap data pelayanan publik. Dengan keterbukaan informasi ini menjadi sarana untuk mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan pembangunan.

“Kita berkewajiban membuka akses, menyediakan dan melayani permintaan data atau informasi secara cepat, tepat waktu, dan bebas,” jelasnya.

Lanjut Fahmi, adapun maksud dari satu data Indonesia tingkat Kota Sukabumi, diantaranya melakukan pembaruan data secara berkala kepada Walidata.

Kemudian pembentukan tim kecil di tiap OPD, sehingga terkumpulnya data yang terbarukan, dengan dibangunnya portal tersebut diharapkan, akses publik pada layanan data informasi pembangunan semakin mudah dan partisipasi masyarakat pada proses perencanaan pembangunan pun meningkat.

“Mari semangat lakukan perbaikan. Portal satu data ini ikhtiar untuk memperbaiki beberapa hal yang perlu diperbaiki. Pelaksanaan Open Data dapat ini saya harapkan berjalan dengan baik,” pungkasnya. (cr4/t)

Pos terkait