Pemerintah Kota Sukabumi

DKP3 Kota Sukabumi Sebar Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

×

DKP3 Kota Sukabumi Sebar Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

Sebarkan artikel ini
DKP3 Kota Sukabumi
DKP3 Kota Sukabumi menyelenggarakan bimbingan teknis untuk persiapan pemeriksaan hewan kurban menjelang Idul Adha, di Oproom Setda Kota Sukabumi, Jumat (16/6).

CIKOLE– Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) peternakan terpadu untuk para petugas atau kader pendamping, di Oproom Setda Kota Sukabumi, Jumat (16/6). Para pendampung ini, nantinya akan melakukan pemeriksaan hewan kurban ke setiap wilayah.

“Jadi kami telah membentuk kader pendamping atau petugas di setiap Kelurahan satu orang. Tentunya lewat kegiatan ini, mereka biar lebih tahu apa yang harus dikerjakannya,” ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Adrian Hariadi, kepada Radar Sukabumi Jumat (16/6).

Bank bjb Tandamata

Dia mengungkapkan, kegiatan tersebut dilakukan selama satu hari. Kemudian, untuk pelaksanan tugas pemeriksaan hewan kurban ini mulai dari tanggal 5 juni sampai dengan 2 juli 2023, mendatang.

“Nah, tadi kami berikan pembekalan pengetahuan kepada mereka, tentang adanya penyakit baru yakni PMK dan LSD. Agar tahu ciri-ciri dan gejala dari penyakit tersebut seperti apa, sehingga mereka bisa melakukan pemeriksaan atau secrining sementara, yang nantinya dilaporkan ke kami,” ungkapnya.

Adrian menjelaskan, pihaknya membentuk perugas itu, dalam langkah untuk memastikan pengecekan hewan kurban tersebut, itu sehat dan layak untuk dk kurbankan.

Tertunya dengan tim yang sudah kami bentuk, mampu melakukan pmeriksaan secara masif, dan pemantauan yang kami lakukan itu 2 juli. “Kami berharap pasca Bimtek ini, para pendamping wawasannya bertambah dan menjajalankan tugasnya dengan baik,” imbuh dia.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi memberikan arahan dalam Bimtek Peternakan Terpadu Tahun 2023 tersebut. Momen ini kata Fahmi, dinilai penting khususnya dalam menghadapi Idul Adha dengan menyebar tim pemantau hewan kurban dalam menjamin hewan kurban yang layak dan sehat.

“Pemda memastikan pemantauan ketersediaan hewan kurban terlaksana dengan baik dan benar khususnya terkait kesehatan, “ujar Fahmi.

Sebab pemantauan hewan kurban penting untuk memastikan calon hewan kurban layak disembelih atau tidak. Selain itu untuk menjamin daging kurban yang aman, sehat, utuh, dan halal.

Berikutnya kata Fahmi mencegah dan mengantisipasi calon hewan kurban yang terken penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) dan Penyakit mulut dan kuku (PMK). “LSD dan penyakit PMK masih diwaspadai jadi dua prioritas yang diantisipasi, “ungkap Fahmi.

Sehingga betapa pentingnya bimtek kali ini agar petugas di lapangan mampu skrining kalau ada kecurigaan hewan kurban terkena penyakit segera dilaporkan kepada petugas yang ahli dan akan ditindaklanjuti.

Fahmi menerangkan, petugas juga mewaspadai tidak semua hewan kurban layak untuk disembelih berdasarkan syariat atau sisi kesehatan. Dari sisi kesehatan sehat dan memenuhi sesuai syariat.

“Jaminan kepada warga bahwa hewan ternak layak kurban aman, sehat dan layak untuk dikonsumsi. Di mana ada 350 titik pemantauan hewan kurban yakni penjual hewan yang akan dipantau,” terang dia.

Pemantauan melibatkan 33 kelurahan dan berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jabar 6 dan perkumpulan Paramedik Veteriner Indonesia (PAVETI).(Iki/t)