“Pada 2022 mendatang, kami mengusulkan penggantian lampu itu dengan yang lebih digital sehingga lebih modern. Karena jika dibiarkan kondisinya akan terus bermasalah, mudah-mudahan tahun depan segera terealisasi,” paparnya.
Abdul membeberkan, pertahunnya Dishub hanya memiliki anggaran untuk pemeliharaan lampu traffic light sebesar Rp. 90 juta. “Saat ini petugas sedang berjibaku melakukan perbaikan lampu tersebut.
Mudah-mudahan akan segera selesai, sementara waktu kami melakukan rekayasa lalu lintas dan papan himbauan untuk para pengendara,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang pengendara Ujang (25) meminta agar Dishub segera memperbaiki trafic light tersebut agar tercipta keamanan dan kenyamanan bagi para pengendara. “Kami minta agar Dishub bisa segera turun tangan memperbaiki trafic light ini,” singkatnya. (bam)






