Dishub Kota Sukabumi Kelimpungan Mencari Lahan Parkir

  • Whatsapp
Rudi-Hartono
Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Rudi Hartono saat diwawancarai.

CIKOLE– Dinas Perhubungan Kota Sukabumi saat ini masih sedang mencari kantung parkir di wilayah Jalan Ahmad Yani. Apalagi saat ini wilayah tersebut akan dijadikan pedestrian sehingga area lahan parkir akan menghilang.

“Setiap hari saya bersama Pak Kadishub mencari lahan untuk dijadikan parkir. Khusunya untuk roda dua,”ujar Kepala UPT Parkir pada Dishub Kota Sukabumi, Rudi Hartono.

Bacaan Lainnya

Semenjak ada informasi jalan A.Yani akan dijadikan pedestrian, pihaknya sudah melakukan pemetaan – pemetaan kantung parkir yang tidak jauh dari lokasi tersebut.

Seperti halnya, melakukan pendekatan dengan pemilik toko yang sudah tidak difungsikan. Hal itu juga merupakan salah satu solusi untuk dijadikan kantung parkir.

“Kita lobi pemiliknya, agar toko yang sudah tidak ditempati bisa diarahkan untuk tempat parkir roda dua,”ungkapnya.

Selain menyisir toko, lanjut Rudi, pihaknya juga sedang melobi lahan bekas bioskop Garuda, dengan luas yang cukup besar.

“Dulu bekas bioskop Garuda itu dipakai lahan parkir oleh City Mall, dan sekarang kita yang melobi agar bisa digunakan parkir kedepanya,”kata Rudi.

Selain itu juga, sambung Rudi, pihakya meminta kepada pihak City Mall untuk membuat kantung sendiri. Khusunya menmapung roda empat.

karena kedepan, pihaknya juga berencana jika parkir roda empat akan ditempatkan semuanya di city Mall.

“Alhamdulillah pihak city Mall juga meyambut baik usulan pembuatan kantung parkir milik sendiri,”katanya.

Rudi mengungkapkan ada lahan yang saat ini juga bisa dimanfaatkan, seperti halany disamping Kantor POS, atau lahan bekas bioskop Indra, lokasi itu sangat strategis karena berdamoingan dengan lokasi pedestrian A.Yani. termasuk gedung Capitol yang bisa dimanfaatkan.

“Lahan bekas biskop Indra itu sangat luas, dan menurut informasi mau dijual oleh pemiliknya, dan saat ini sendag kami tindak lanjuti, mudah-mudahan bisa dimiliki oleh Pemkot,”tuturnya.

Rudi juga mengkui jika langkah inisiatif itu masih dapat berubah, karena kedepan pasti akana berubah. “Kalau pembangunan pedestriannya sudah tuntas, baru akan kelihatan kebutuhan parkir seperti apa. Baru nanti akan kita arahkan smeuanya,”ungkapnya.

Langkah mencari lahan parkir yang dilakukan saat ini bisa dikatakan smeentara, sebab bukan hanya melihat terhadap pendapatan atau pemasukan parkir. melainkan nasib 48 juru parkir (jukir) yang akan hilang mencari nafkahnya.

“Kita sedang memperjuangkan nasib para jukir yang akan hilang nafkahnya. Makanya kita mencari kantung parkir yang bisa dimanfaatkan smentara. Tapi bersykur kalau itu bisa dijadikan permanen nantinya,”pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *