Untuk itu dalam efektivitas penanggulangan kemiskinan diterbitkan Kepwal Nomor 188.45/95-Bappeda/2021 Tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Sukabumi.
Andri mengatakan, persentase penduduk miskin dalam dua tahun terakhir mengalami kenaikan dari 6.67 persen tahun 2019 menjadi 7.70 persen di tahun 2020 hal ini karena dampak pandemi Covid.
Namun strategi dan program penanggulangan kemiskian relatif berjalan dengan baik dan memberi pengaruh dalam menekan jumlah persentase kemiskinan.
Strategi penanganan kemiskinan antara lain lanjut Andri perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, perluasan kesempatan kerja dan berusaha, kemitraan dan peningkatan kapasitas sumber daya.
Ia mengatakan, kebijakan penanggulangan kemiskinan yakni pertama pengembangan ekonomi makro, pemberdayaan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja dan berusaha.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmmainnah menambahkan, rapat tim penanggulangan kemiskinan ini untuk memetakan upaya penanganan kemiskinan di Kota Sukabumi.
“Harapannya strategi penanganan ini dapat berjalan dengan baik. Sehingga angka kemiskinan bisa ditekan dengan berbagai program yang digulirkan,” pungkasnya. (bal)






