Pemerintah Kota Sukabumi

BPKD Kota Sukabumi Rencanakan Pasang 40 Tapping Box

SUKABUMI – Badan Pengelolan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Sukabumi berencana akan menambah pemasangan tapping box sebanyak 40 alat di seluruh wajib pajak (WP).

Pemasangan ke 40 alat tersebut bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak, sekaligus untuk menghindari adanya tingkat kebocoran dalam segi pajak.

“Sekitar 40 alat lagi yang kita rencanakan untuk dipasang di setiap wajib pajak,”ujar Plt. BPKD Kota Sukabumi Yayat Hidayat yang didampingi Kabid Pendataan dan Penetapan Rakhman Gania, usai menggelar rapat dengan Pansus LKPJ Tahun Anggran 2019. Rabu, (13/5).

Namun kata Yayat, sebelum ke 40 alat tersebut dipasang, pihaknya akan mengawasi perkembangan 10 tapping box yang sudah dipasang lebih dulu. Walalupun diakui Yayat, setelah dipasang alat itu ada penambahan 10 persen dalam pembayaran pajak.

“Ke 10 tapping box yang sudah dipasang itu, 8 di hotel dan sisanya di restoran. Alhamdulillah dampaknya cukup bagus,” ujarnya.

Selain akan ada penambahan, pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi program Pajak Online Kota Sukabumi (Pantas). Sebab dalam perjalan rapat tadi, masih ada masyarakat yang enggan membayar pajaknya setelah adnaya program Pantas tersebut.”Kita akan sosialisasai lagi, ke pelaku usaha (WP),” katanya.

Sementara itu Kabid Pendataan dan Penetapan, Rakhman Gania menyayangkan juga jika ada WP yang enggan memebayar pajknya setelah diberlakukanya online Padahal kata Rakhamn, Pantas tersebut untuk memebrikan kemudahan pelayanan serta tranparansi bagi WP ketika akan membayar pajaknya.

“Masyarakat khusunya bagi WP akan lebih mudah dalam pembayaran pajakanya lewat aplikasi Pantas tersebut, sehingga mereka bisa dilayani dengan baik tanpa harus adanya pertemuan antara penagih dan pembayar pajak,”terangnya

Bahkan pihaknya juga siap membantu para WP yang kesulitan denegan cara membayar lewat onlien tersebut. Hal ini juga agar WP nantinya bisa terbiasa dengan menggunakan aplikasi tersebut.

“Kita siap bantu agar para Wp bisa membayar pajaknya lewat online. Makany kami akan sosialisasaikan terus samapai para wp benar-benar menggunakan layanan onlien yang dimaksud tersebut,”Pungkasnya. (Bal)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button