Bappeda Kota Sukabumi Genjot Pengetasan Kawasan Kumuh, Target Tahun Ini 30 hektare

Frendy Yuwono
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi Frendy Yuwono

SUKABUMI – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, terus berupaya melakukan pengetasan kawasan kumuh dengan target tahun ini seluas 30 hektare dapat terselesaikan.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi Frendy Yuwono mengatakan, pada surat keterangan (SK) pada 2021 luar kawasan kumuh ringan mencapai 260 hektare.

Bacaan Lainnya

“Pada 2022 dan 2023 ini kami terus berupaya melakukan pengetasan dengan target 130 hektare sehingga pada tahun yang akan datang tinggal tersisa 130 hektare,” kata Fredy kepada Radar Sukabumi, Selasa (1/8).

Fredy menjelaskan, pengetasan kawasan kumuh tidak bisa diselesaikan dengan gerusukan. Sebab pada 2015 saja, dari luas 160 hekater kawasan kumuh baru dapat diselesaikan sekitar pada 2020 lalu.

“Artinya, dalam penyelesaian kawasan kumuh ini dilakukan secara bertahap. Pada SK 2015 terhadap seluas 160 hekatare dan baru dapat diselesaikan dalam kurun waktu lima tahun,” jelasnya.

Menurutnya, Bappeda Kota Sukabumi tidak hentinya menggencarkan berbagai program demi menekan kawan kumuh. Misalnya saja, dengan menyalurkan anggatan sebesar Rp20 juta kepada setiap kelurahan. “Ya, setiap kelurahan mendapat Rp20 juta untuk penanganan kawasan kumuh yang tersebar hampir di setiap kelurahan,” bebernya.

Pihaknya, optimis dengan berbagai upaya yang dilakukan pada 2025 mendatang kawasan kumuh dapat terselesaikan dengan baik. “Kami yakin pengetasan kawasan kumuh dapat terselesaikan pada 2025 mendatang. Sebab itu, kami minta ada kerjasama yang baik dengan semua elemen khususnya antara warga dengan pemerintah sehingga kawasan kumuh dapat terselesaikan dengan cepat,” pungkas dia. (bam)

Pos terkait