Penggunaan alat kontrasepsi non MKJP tertinggi masih berupa suntik dengan jumlah 20.793 kepala keluarga, kemudian Pil 9.719, dan kondom sebanyak 1.340 pengguna.
“Sedangkan MKJP didominasi oleh pengguna IUD dengan jumlah 6.313, Implan 4.928, MOW 1.317, dab MOP 165 pengguna,” katanya.
Saat ini pihaknya tengah menggenjot program perubahan penggunaan alat kontrasepsi yang digunakan oleh masyarakat, dari yang sebelumnya non MKJP agar beralih menggunakan MKJP.
“Karena capaian penggunaan kontrasepsi kita sudah bagus, jadi yang kita lakukan saat ini adalah agar masyarakat berubah ke penggunaaan alat kontrasepsi jangka panjang,”pungkasnya. (bal)





