Pemerintah Kota Sukabumi

15 Program Unggulan Kota Sukabumi

×

15 Program Unggulan Kota Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Program-Unggulan-Kota-Sukabumi

Misi pertama

Bank bjb Tandamata

MAGRIB MENGAJI

Kemudian untuk program keagamaan ada Magrib Mengaji. Program ini sebagai salah satu perwujudan visi misi walikota Sukabumi yakni Religius, Nyaman dan Sejahtera. Pada program magrib mengaji ini, pemkot memberikan insentif bagi para guru ngaji dan marbot, sebanyak 3.793 orang yang diberikan dana stimulan setiap bulannya.

BIDANG KESEHATAN/ DINKES

Capaian optimlaisasi Pukesemas terdapat tiga kegiatan. Pertama, Program Ambulans Sigap. Program ini sangat membantu dalam pelayanan kesehatan, terutama untuk antar jemput masyarakat menuju rumah sakit. Tercatat, pada tahun 2022 lalu, terdapat 591 kali mobilitas Sigap. Sedangkan pada tahun sebelumnya, atau 2021 terdapat 900 mobilitas yang dilakukan tim Sigap.

LITERASI
Adapun program pendidikan lainnya yakni, peningkatan literasi. Minat literasi atau membaca di Sukabumi diharapkan terus mengalami kemajuan, sehingga dapat menghapuskan buta huruf dan aksara di masyarakat. Saat ini, terdapat 290 ribu orang yang berkunjung ke perpustakaan, baik kunjungan ke perpustakaan daerah, maupun ke perpustakaan keliling dan perpustakaan di setiap kelurahan

UDUNAN ONLINE
Program udunan online, terdapat 1.591 transaksi di tahun 2021 dengan capaian sumbangan sekitar Rp362 juta. Dana tersebut disalurakan untuk 17 kasus, baik masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan maupun perbaikan tempat tinggal. Pada tahun 2022, program mengalami peningkatan yang cukup signifi kan atau berhasil menjaring 1.915 transaksi.

RUMAH SINGGAH / DINSOS
Pada program Rumah Singgah yang dibawahi Dinas Sosial ini merupakan fasilitas yang disediakan Pemerintah Kota Sukabumi, untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan di Bandung. Saat ini rumah singgah tersebut beralamat di Jalan Sabar nomor 25. lokasi tersebut, sangat dekat dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin.

Rumah singgah ini memiliki ruang yang luas terdiri dari tujuh kamar dan jika diperlukan bisa ditata ulang menjadi sepuluh kamar. Fasilitas mobil ambulans pun tetap disediakan, untuk antar jemput pasien dari dan ke fasilitas kesehatan.

Adapun syarat untuk bisa memanfaatkan fasilitas rumah singgah ini cukup mudah, yaitu warga Kota Sukabumi dan menunjukkan surat keterangan atau rujukan ke salah satu rumah sakit di Bandung. Pemanfaatan rumah singgah tidak dipungut biaya dan seorang pasien maksimal didampingi dua orang pengantar.

Sejak diresmikan sejak 2018 lalu, Rumah Singgah telah dimanfaatkan oleh lebih dari 800 orang warga yang membutuhkan perawatan kesehatan.

STUDENT CAMP
Pada program pendidikan, Pemkot Sukabumi meluncurkan beberapa inovasi diantaranya Student Camp. Program ini sebagai perwujudan mencetak akhlak dan karakter para pelajar. Dimana, hal tersebut untuk meminimalisir terjadinya kenakalan remaja di kalangan pelajar.

Sedikitnya terdapat 400 pelajar yang sudah mengikuti Studen Camp ini dengan sasaran para siswa SMP/SMA. Dalam kegiatannyan para pelajar ini dibekali banyak ilmu pengetahuan dan pemantapan keagamaan.

MISI KEDUA

PEDESTRIAN
Pada bidang pembangunan, Pemkot Sukabumi terus berupaya mempercantik wilayah dengan pelayanan dan kemudahan bagi masyrakat. Program ini dilakukan melalui revitalisasi pendestrian. Pada program ini terdapat 10 ruas jalan yang diperbaiki diantaranya, di Jalan Ahmad Yani, Jalan Suryakencana, Jalan R Samsyudin dan Jalan Harun Kabir. Dari 10 ruas jalan tersebut, totalnya perbaikan mencapai 6.906,21 meter.

MISI KETIGA

SUKABUMI KECE
Pada bidang pengembangan usaha, Pemkot Sukabumi menggaungkan program Sukabumi Kece. Di mana pada tahun 2021, Sukabumi Kece melakukan pelatihan sebanyak 625 orang menjadi wirausaha baru. Kemudian pada tahun 2022, ada sebanyak 700 orang yang dilatih dan di tahun 2023 direncanakan akan lebih banyak lagi memunculkan wirausaha baru. Tahun ini program unggulan tersebut, harus selesai dan bisa mengurangi angka pengangguran di Kota Sukabumi. Dari data yang ada, angka pengangguran sekitar 10,78 persen dan sekarang menurun menjadi 8,8 persen. Turunnya pun begitu signifi kan atau dari 1.596 orang menjadi 1.496 orang pengangguran.

KREDIT ANYELIR
Adapun untuk program lainnya, terdapat Program kredit anyelir. Program ini sebagai salah satu upaya Pemkot Sukabumi dalam membantu masyarakat dan mencegah agar tidak terjerat tipu daya renternir seperti dengan mendorong pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

SUKABUMI CREATIF HUB
Program Sukabumi Creatif Hub (SCH). Program ini merupakan ruang bertemu dan berbagi 16 subsektor ekonomi pelaku dan komunitas kreatif di Sukabumi. Capaian pada SCH ini diantaranya, berhasil menggelar sembilan event besar, lima kreatif education dan tiga kerjasama pada tahun 2021. Di tahun 2022, terdapat program ruang kreasi dengan 6 subsektor ekonomi kreatif yang didorong SCH. untuk tahun ini, SCH menjadi salah satu inovasi dalam penilaian PPD, yaitu dari program Dana Kitri. Jadi SCH ini, mampu mendorong menurunnya tenaga pengangguran di Kota Sukabumi, tersmasuk Sukabumi Kece.

ARTIST ASSOCIATION
Untuk bidang seni, Pemkot Sukabumi memiliki Program Sukabumi Artist Association. Program ini sebagai wadah dalam menampung bakat masyarakat dibidang seni budaya. Para penggiat seni dan kebudayaan juga difasilitasi area Plaza Gedung juang. Disediakan area untuk penampilan pentas seni dan budaya atau kegiatan lainnya.
Di bidang olahraga, Pemkot Sukabumi memiliki Program Sport Center. Program pembangunan sarana olahraga ini dilakukan di setiap kelurahan yang ada di Kota Sukabumi. Tercatat, hingga tahun 2022 baru terbangun 25 sport center dari 33 kelurahan yang ada di Kota Sukabumi. Pada tahun 2023 ini, rencananya akan dibangun sebanyak enam sport center dan sisanya lagi masih mencari lahan.