Pelaku Penganiayaan di Warudoyong Sukabumi Diciduk Polisi, Sempat Buron

Pelaku-penganiayaan
elaku dugaan penganiayaan yang sempat buron selama dua bulan lebih saat diamankan Unit 1 Subnit Jatanras Satreskrim Polres Sukabumi Kota, Rabu (2/11).

CIKOLE– Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Peribahasa ini, cocok menggambarkan nasib pria berinisial SRH (29 tahun) terduga pelaku penganiayaan yang berhasil cokok Unit 1 Subnit Jatanras Satreskrim Polres Sukabumi Kota di Jalan Raya Jakarta RT2/11, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipopok Jaya, Kota Serang, pada Jumat (28/1) lalu.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, SRH yang sempat buron selama dua bulan ini merupakan satu dari tiga terduga pelaku yang terlibat kasus penganiayaan di sebuah kamar kos di Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, pada Jumat 26 Agustus 2022 malam yang mengakibatkan korban, Yoga Martin (28) menderita luka memar di wajah dan badan serta luka sabetan senjata tajam jenis samurai di bagian lengan sebelah kiri.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Yanto Sudiarto menjelaskan, pengungkapan kasus penganiayaan tersebut berhasil dilakukan melalui proses penyelidikan intensif.

“Alhamdulilah, setelah melalui proses penyelidikan intensif, kami berhasil mengungkap dan menangkap salah satu terduga pelaku penganiayaan yang terjadi pada dua bulan lalu” jelas Yanto kepada wartawan, Rabu (2/11).

Yanto menerangkan, SRH sempat melarikan diri ke beberapa lokasi hingga akhirnya tertangkap di wilayah Kota Serang. “Saat melarikan diri, SRH ini memang beberapa kali pindah tempat, mulai ke daerah Kabupaten Sukabumi, Jakarta hingga Serang. Alhamdulilah, berkat integritas personel di lapangan, akhirnya bisa kita amankan,” cetusnya.

Akibat perbuatannya, terduga pelaku dijerat pasal 170 dan 351 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. “Saat ini pelaku sudah kami amankan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *