KOTA SUKABUMI

Peghasilan PBB-P2 dan BPHTB Capai Rp13 Miliar

×

Peghasilan PBB-P2 dan BPHTB Capai Rp13 Miliar

Sebarkan artikel ini

“Apalagi, mini market-mini market saat ini sudah berada di pelosok.Kami yakin masyharakat tidak akan keberatan, bahkan akan memberikan keuntungan bagi masyarakat juga. Alasanya, jika masyarakat harus bayar PBB sekitar Rp 10 ribu, dan harus bayar ke UPT langsung, atau loket bank tersebut berapa ongkos yang dikeluarkan, berbeda jika ada di minimarket, mereka juga diberikan kemudahan dan akan meningkatkan tepat waktu dalam membayar PBB,”terang dia.

Inovasi itu, sudah dilakukan di daerah lain, seperti Bogor dan Depok, mereka sudah melakukan sisitem seperti itu. Seandainya bisa di terapkan di Kota Sukabumi, sudah tentu akan dismabut baik oleh masyarakat, karena ini salah satu pelayanan yang diberikan oleh pemerintah bagi masyarakat.”Saya sih beraharap seperti itu,” terangnya.

Bank bjb Tandamata

Atep juga mengusulkan kendaraan yang bisa melayani jemput bola kepada masyarakat dalam membayar pajaknya. “Seperti kendraan yang dimiliki oleh samsat, sehingga ketika masyarakat memebayar pajak bisa lansgung diproses di tempat,” tuturnya.

Semua usulan yang dirancang sudah dilayangkan ke pihak terkait, namun sejauh ini belum ada juga kepastian. Bahkan kami juga berharap bisa bekerjasama dengan pihak kantor Pos dan perbanak lainya. Hal ini sebagi bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam melancarakan pembayaran dan merangsang masyarakat juga tepat waktu dalam membayar pajaknya. Serta untuk menggali potensi pajak lainya,” pungkasnya.

 

(cr16/d)