Menimkati Tempat Nongkrong di Sukabumi Yang Murah dan Berkelas

C'KOPI GAUD
Kondisi Cafe C'Kopi GAUD di Jalan A. Yani Kota Sukabumi saat lenggang, Jumat (6/4).

Cafe C’Kopi GAUD, rasa-rasanya sudah makin tidak asing lagi di kalangan penikmat kopi di Kota maupun Kabupaten Sukabumi. Di cafe ini tersaji berbagai varian kopi berkualitas.

Lokasi yang strategis, fasilitas live music yang gratis, menjadi ciri cafe yang beralamat di Jalan A. Yani Kota Sukabumi, tak pernah sepi dari pengunjung. Untuk sekadar nongkrong, kongkow atau meeting berbagai kepentingan bisa dieksekusi di C’Kopi GAUD.

Bacaan Lainnya

BAMBANG SURYANA, Sukabumi

Nama GAUD adalah kepanjangan kata dari Gado-gado Udjang. Avhes, sang owner sengaja melabelkan nama GAUD demi tetap mengenang nama awal lokasi cafe yang dulunya sempat tersohor dengan nama rumah makan Gado-gado Udjang. Nama Udjang sendiri tidak lain merupakan nama populer almarhum ayahnya Avhes.

Bisnisnya tersebut sudah berjalan sejak Agustus 2012. Memang tergolong lumayan lama, namun sejak dilanda pandemi Covid-19 selama tiga tahun bisnis coffee shop berjalan agak terseok-seok. Kendati dalam kondisi terpuruk, hingga kini masih bisa bertahan.

Padahal, bertahan di tahun pertama pandemi sempat mengurangi karyawan nya hingga Barista andalannya pun di rumahkan.

“Sejak masih ada orang tua dulu, saya di ajarkan minum kopi yang baik dan benar. Dari kebiasaan dan kecintaan saya menikmati kopi, hingga ada keinginan untuk membuka usaha coffee shop sendiri,” ungkap Aves kepada wartawan, Jumat (6/4).

Selain karena hobi dan suka kopi, Avhes bertekat meneruskan impian sang ayah. Di mana dulunya, sang ayah yang memiliki rumah makan itu pernah memiliki impian untuk tetap meneruskan usahanya, namun belum terwujud.

“Saat ingin serius memulai bisnis ini, saya juga belajar bagaimana mengoperasikan mesin kopi, hingga cara meracik kopi, dengan kursus di salah satu tempat kursus terkemuka di Jakarta. Selain itu, saya juga belajar mengenal jenis-jenis kopi,” bebernya.

Ditanya apa resepnya dalam menjalankan bisnis ini, Avhes mengatakan, membuat ciri khas sendiri untuk coffee shop. Apalagi sekarang ini, tidak sedikit anak muda yang juga menekuni bisnis yang sama.

Maka, inovasi sangat diperlukan untuk tetap bisa bersaing dan menjadi beda dengan tempat coffee shop yang lain. “Untuk urusan jenis kopi, C’KOPI GAUD menggunakan beberapa jenis kopi dari berbagai penyuplai, baik dari Sukabumi maupun dari Jakarta.

Salah satu contoh Single Original Arabica, sebagian didatangkan dari Jakarta. Karena untuk jenis-jenis kopi single original itu dari berbagai daerah di Indonesia, umpamanya Aceh Gayo atau Papua,” ujarnya.

Sedangkan, jenis espresso membuat racikan sendiri Robusta dan Arabica, diambil dari distributor Sukabumi. Pemilihan jenis kopi berkualitas ini membuat para pencinta kopi betah menikmati kopi di C’KOPI GAUD, terutama Vietnam Kopi Drip.

Racikan Vietnam Kopi ini sangat digemari berbagai kalangan. “Kalau dari pengakuan para pengunjung di sini kopinya lebih soft. Sejauh ini prospeknya stabil dan bagus karena para pengunjung juga bisa memilih sendiri kopi dan gula sesuai selera.

Kami memang mengikuti keinginan konsumen juga. Bagi penikmat kopi susu, umunya menikmati Vietnam Kopi Drip,” imbuhnya.

Menurutnya, Di C’KOPI GAUD jenis kopi yang paling banyak diminati sangat beragam, umumnya bagi usia 40 tahun ke atas, selain Cofe Latte, Capuchino atau Long Black/Americano mereka sangat menikmati Vietnam Kopi Drip.

“Namun bagi anak muda, mereka lebih menyenangi dengan varian rasa seperti Machiato Huzelnut, Machiato Caramel atau Machiato Tiramisu,” ucapnya.

Sedangkan, bagi kalangan usia SMA lebih memilih Bobba Coffe atau varian lain yang tanpa cafein. Dari berbagi jenis kopi yang tersaji di C’KOPI GAUD, uniknya memili harga yang cukup terjangkau untuk semua kalangan

. “Untuk harga juga cukup terjangkau. Karena saya juga sudah membuat survei dibeberapa cofee shop dan harga standarnya memang cukup bersaing,” tutupnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.