“Untuk menyentuh sampai dunia kerja belum sampai saat ini. Mudah-mudahan kedepan dengan teman-teman LPKPI akan menyentuh hal itu,” imbuhnya.
Ditempat yang sama, ketua LPKPI Sukabumi, Euis Komariah mengaku, saat ini di Sukabumi ada lebih dari 500 penyandang disabilitas. Namun keberadaan mereka di dunia usaha dan dunia kerja sangat kecil.
“Kita berharap dengan adanya LPKPI ini bisa menambah jaringan. Kasian kan kalau mereka lulus sekolah kemudian menganggur,” kat Euis.
Euis mengakau, melalui pondok atau rumah mode Qibun yang dikelolanya sudah melakukan upaya memfasilitasi kaum disabilitas dengan menggelar pelatihan menjahit secara graris. Bahkan para peserta pelatihan sendiri sudah mendapatkan penghargaan tingkat Jawa Barat.
“Alhamdulillah dua tahun berturut-turut para peserta pelatihan di rumah mode Qibun berprestasi di tingkat Jawa Barat dan ini menarik minat yang lain untuk turut menyalurkan bakatnya ,” akunya.
Untuk itu, bagi penyandang disabilitas yang hendak menyalurkan bakatnya, bisa datang rumah mode Qibun di Jalan Ciaulpasir nomor 1 blok C. “Kita akan bantu mereka yang membutuhkan, apa minat mereka akan kami coba salurkan,” pungkasnya. (why)






