Rahmat mengapresiasi seluruh pihak yang menjaga kondusivitas wilayah selama perayaan Idul Fitri, sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman. Meski demikian, Disporapar masih menunggu data resmi dari pengelola destinasi wisata untuk memastikan jumlah pasti kunjungan. “Namun berdasarkan data sementara, sejumlah objek wisata melaporkan lonjakan kunjungan yang sangat signifikan, bahkan mencapai 1.000 persen dari hari normal,” bebernya.
Ia menambahkan, tren kunjungan wisata ke Kota Sukabumi juga meningkat dibanding tahun sebelumnya. “Dari tahun 2025 ke 2026 meningkat signifikan, bertambah sekitar 1 juta kunjungan secara total, dari sebelumnya sekitar 700 ribu kunjungan,” tukasnya.(bam/d)




