P2BK Cisaat bersama Forkopimcam, perangkat desa, RT/RW, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas telah melakukan assessment awal. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah desa serta pihak pengembang perumahan untuk penanganan lanjutan.
Kerugian materi ditaksir mencapai Rp100 juta. “Kami terus berkoordinasi untuk penanganan darurat dan mitigasi agar tidak terjadi longsor susulan. Masyarakat di wilayah rawan longsor diminta tetap waspada mengingat cuaca masih berpotensi hujan disertai angin,” pungkas Imam.(bam/d)






