“Saat ini, generasi milenial juga perlu mengikuti seminar terkait haji dan umroh agar dapat kembali mensosialisasikan informasi di lingkungannya masing-masing,” ucapnya.
Terlebih, sambung Puad, saat ini terdapat daftar tunggu calon jemaah haji suxah mencapai 20 tahun. Karena itu, pentingnya kaum milenial mulai menabung sejak dini untuk bisa mendaftar haji.
“Anak-anak sebaiknya mulai menabung dari mulai hari ini agar dapat melakukan jemaah haji. Karena, saat ini daftar tunggu sudah mencapai 20 tahu. Jadi kalau daftar hari ini berangkatnya bisa 20 tahun kedepan,” imbuhnya
Ia berharapkan, generasi milenial di Kota Sukabumi dapat memahami pentingnya menabung untuk keberangkatan haji di masa mendatang.
“Dengan adanya kesempatan ini, diharapkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai kebijakan haji akan semakin meningkat,” pungkasnya. (bam)






