SUKABUMI — Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi terus menggenjot sektor pariwisata dengan menyusun rencana pengembangan destinasi unggulan. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Sukabumi, Hardi Kusumah, menegaskan pengembangan destinasi wisata menjadi prioritas penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Pengembangan ini perlu dilakukan untuk memaksimalkan sektor pariwisata agar mampu meningkatkan PAD secara signifikan,” ujarnya, Selasa (14/4).
Lonjakan kunjungan wisatawan saat libur Lebaran menjadi bukti daya tarik destinasi lokal. Dua objek unggulan, yakni Pemandian Air Panas Cikundul dan Taman Rekreasi Olahraga Kenari (TROK), mencatat peningkatan hingga 300 persen dengan total lebih dari 6.000 pengunjung. “Khusus TROK, tercatat sebanyak 4.251 orang,” jelas Hardi.
Melihat tren positif tersebut, Disporapar kini fokus mengembangkan kawasan Cikundul sebagai destinasi terpadu. Rencana pengembangan mencakup Bukit Cikundul, Taman Wisata Kibitay, agrowisata, hingga wisata petualangan seperti rafting. “Cikundul akan dijadikan kawasan wisata terpadu dengan berbagai pilihan atraksi,” ungkapnya.






