KOTA SUKABUMI

Korban Longsor di Nanggeleng Sukabumi Tutup Usia

×

Korban Longsor di Nanggeleng Sukabumi Tutup Usia

Sebarkan artikel ini
Korban-Longsor
Kondisi korban bencana alam di Kampung Cijangkar RT 2/1, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, saat disolatkan, Rabu (19/10).

SUKABUMI – Nasib malang menimpa Giman (58) warga Kampung Cijangkar RT 2/1, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, akhirnya menghumbuskan napas terakhir setelah terkena reruntuhan bangunan akibat longsor yang terjadi sekira pukul 22.45 WIB pada Sabtu (15/10) lalu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mengatakan, BPBD mendapatkan laporan korban meninggal sekira pukul 9.40 WIB sehingga petugas langsung melakukan pengecekan.

Bank bjb Tandamata

“Ya, kami dapat informasi 9.40 WIB, diagnosanya TB paru dan Bronchopneumonia,” kata Imran kepada Radar Sukabumi, Rabu (19/10).

Lanjut Imran, sementara semua biaya rumah sakit seperti, pemulasaran jenazah, administrasi dan lainnya ditanggungjawab pemerintah.

“Adapun, pemakaman dilakukan di Kebon Jengkol, Kelurahan Nangeleng,” ucapnya.

Sementara, sambung Imran, tiga Kepala Keluarga (KK) dengan delapan jiwa yang turun menjadi korban bencana longsor tersebut saat ini sudah mengungsi di Tempat Hunian Sementara (Tesa) yang disediakan BPBD Kota Sukabumi dengan gratis. “Karena khawatir terjadi longsor susulan, semua keluarga terdampak saat ini dievakuasi di rumah Tesa,” ungkapnya.

Imran menjelaskan, korban terdampak bencana alam yang menghuni rumah Tesa saat ini totalnya terdapat sebanyak enam KK dengan 17 jiwa. “Tesa ini sengaja kami sediakan untuk korban terdampak bencana yang kehilangan tempat tinggal. Sehingga bisa mendapatkan tempat singgah sementara dengan gratis,” pungkasnya. (bam)