Pembangunan pojok baca dilakukan secara swadaya melalui semangat gotong royong seluruh pengurus KNPI. Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa gerakan literasi dapat dimulai dari langkah sederhana tanpa harus menunggu fasilitas lengkap.
Ke depan, KNPI berencana menghidupkan pojok baca dengan berbagai kegiatan, seperti diskusi publik, bedah buku, kajian kepemudaan, hingga forum berbagi pengalaman dari tokoh inspiratif. “Melalui langkah ini, kami ingin menjadikan literasi sebagai gerakan bersama yang mampu mencetak generasi muda kreatif, adaptif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkas Sudar.(ris/d)



