Menurutnya, kegiatan pengawasan anak tidak bisa hanya dilakukan pihak sekolah saja. Sebab itu, pihak sekolah juga meminta agar orang tua dan pemerintah turut andil dalam membantu pengawasi lingkungan anak-anak baik itu di sekolah ataupun di luar kawasan sekolah.
Setelah proses mediasi ini selesai, diharapkan ketiga anak yang terlibat dalam dugaan perundungan ini dapat kembali menjalin pertemanan.
“Harapan kami semua bapak-ibu guru untuk L, J dan K itu tetap dapat menjadi teman-teman yang baik. Saya juga sangat syok ketika membaca berita ini. Menguras energi karena dalam sekejap nama sekolah ini akhirnya mencuat. Banyak pertanyaan yang tidak bisa kami jawab, karena kami merasa kami jawab pun belum tentu benar seperti yang diharapkan papi dan mami. Semua yang terjadi, kami jadikan sebagai pembelajaran,” tukasnya. (Bam)






